sedikit tentang…

Posted in Uncategorized on Desember 11, 2009 by petualangimut

“Jika jatuh cinta itu buta, Berdua kita akan tersesat. Saling mencari di dalam gelap, Kedua mata kita gelap, Lalu hati kita gelap, Hati kita gelap, Lalu hati kita gelap (jatuh cinta itu biasa saja- Efek Rumah Kaca)”

Klise. awalnya tidak saling mengetahui, lalu dipertemukan dengan sengaja oleh tuhan yang saya sebut  3 hari untuk selamanya dalam kondisi yang formal dalam sebuah acara. saya biasa saja, apalagi dia. diantara teman-teman yang lain mungkin kenangan dengan dialah yang paling sedikit. tapi yang pasti kenangan sedikit itulah yang membuat kenangan indah. yang saya ingat dia pernah (mungkin) kesal dengan saya karena saya memotret dia sedang tidur dan sepanjang hari dia dengan berbagai cara untuk mengambil kamera saya. yaa cuma itu.

Hatinya seperti batu yang membatu. awalnya begitu.

(bersambung lagi)

Backpacking keliling Jawa *JAKARTA*

Posted in perjalanan on September 16, 2009 by petualangimut

“dengan berbekal nekat, semangat, dan tentunya modal. akhirnya saya melakukan perjalan keliling jawa yang sudah lama saya nantikan”

dari awal saya sudah merancang keberangkatan saya untuk backpacking keliling jawa dari tahun 2008. saya sudah mempersiapkan diri saya dengan mebaca buku tentang travelling, situs-situs para backpacker, dan sibuk mencari teman perjalanan. moment yang pas untuk keberangkatan saya hanya pada saat semester pendek di kampus. alhasil, saya rela tidak mengikuti semester pendek dengan dukungan orang tua saya, karena uang semester pendek di kampus saya naik 50% hehe :). sebelumnya, saya dan teman-teman pers nasional juga merencanakan hal yang sama. tapi karena kesibukan teman-teman tersbut niatan itu gagal. dengan pertimbangan yang matang, akhirnya saya memutuskan untuk backpacking sendiri. haha memang keputusan yang nekat, mengingat saya ini perempuan, berjilbab, berbadan kecil, dan blablabla. tapi bukan saya kalo tidak seperti ini hehe :p. biasanya orang tua saya tidak mengizinkan saya untuk keluar palembang sendirian. tapi karena ada misi tertentu dari orang tua saya, akhirnya restu pun saya dapat :D akhirnya saya pun berangkat dengan diantar oleh keluarga dan teman-teman saya yang saya tau mereka gak tega buat ngelepas saya :P.

tujuan pertama  saya adalah JAKARTA.

karena dari awal saya memang ingin meransel. otomatis saya mencari angkutan yang paling murah ke jakarta. setelah mencari informasi kesana kemari saya mendapat informasi kalau tiket pesawat mahal karena liburan sekolah. biasanya, tiket pesawat dari palembang ke jakarta cuma 200ribuan, bahkan kalu ada promo, 150ribu kita sudah bisa sampai ke jakarta . tapi waktu liburan sekolah tiket pesawat paling murah 300ribuan sampai satujutaan. akhirnya saya memutuskan untuk naek bus. harga tiket bus juga bervariasi, untuk bus eksekutif ke jakarta dipatok harga 250ribu sedangkan untuk bus bisnis 165ribu. tanpa pikir panjang lagi (pasti) saya memilih bus bisnis karena selain fasilitasnya gak jauh beda dengan bus eksekutif. yang berbeda mungkin hanya kursi yang (sedikit) nyaman, AC yang (agak) dingin, dan dapet potongan makan (sebenernya ini yang agak penting hehehe).

jam satu siang saya pun berangkat dari terminal Karya Jaya Palembang menggunakan bus Kramadjati yang saya percaya mengantarkan saya ke tempat tujuan. untungnya saya mendapatkan teman duduk seorang mahasiswi asal palembang yang kuliah di jakarta, namanya desy. lumayanlah untuk teman berbagi cerita selama dijalan dan dikapal. dalam perjalanan akan ada dua kali pemberhentian untuk makan. jam 4 sore dan jam 9 malam. waktu tersebut bisa kita manfaatkan untuk makan, mandi, meluruskan badan dan charger handphone. ini sangat menjadi penting apabila kita tidak membawa baterai dobel atau bagi orang yang tidak sempat mencharge handphonenya saat akan pergi. mau tidak mau HP sangat penting untuk saya dalam melakukan perjalanan untuk sekedar memberikan kabar kepada keluarga dan orang yang akan menjemput saya nanti.

sekitar jam 12an bus sudah memasuki pelabuhan bakauheni, ini artinya “saatnya naik kapal” hal yang paling saya nanti-nanti! bagi yang tahan asap boleh saja tinggal dibus. atau yang ingin menghirup udara, merasakan angin laut, dan melihat indahnya malam dilaut sangat disarankan untuk kaluar dari bus.

(bersambung dulu..)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.